![]() |
| Stadion Barnabas Youwe Sentani Kabupaten Jayapura Papua |
Persidafon telah mengalami 13 kekalahan pada musim ini. Terakhir, tim asal Papua itu menyerah 2-3 dari Persib Bandung. Dengan mengoleksi 40 poin dari 31 laga, maka posisi Persidafon masih sangat rawan untuk digeser oleh tim-tim yang berada di bawahnya.
"Sekarang fokus kami memenangkan semua pertandingan sisa musim ini. Apalagi nanti seluruh pertandingan akan digelar di kandang sendiri. Tentunya kami ingin memberikan sesuatu yang berarti buat pendukung kami,” ujar Kapten Persidafon, Eduard Ivakdalam.
Selepas menghadapi Persib, Persidafon memang masih menyisakan tiga pertandingan lagi. Masing-masing adalah menghadapi PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta, dan laga tunda melawan Persiwa wamena. Seluruh laga ini akan digelar di kandang Persidafon.
Dari tiga kekalahan ini, Persidafon setidaknya harus bisa mengamankan satu laga. Bila tidak, posisinya kemungkinan bakal melorot dan harus berjuang lewat jalur laga playoff promosi-degradasi melawan peringkat 4 Divisi Utama Liga Indonesoa.
"Kami tidak mau melewati babak playoff karena posisi kita belum benar-benar aman, minimal kita bisa ambil satu pertandingan.”
Hal senada juga diungkapkan stiker Persidafon, Yohanes Pahabol. Kendati gagal memenuhi ambisinya membobol gawang Persib, striker bertubuh mungil itu, berharap bisa lebih fit di laga selanjutnya.
"Saya tidak bisa tampil maksimal karena masih mengalami nyeri di kaki. Tapi mudah-mudahan di pertandingan selanjutnya, kondisinya bisa jauh lebih baik,” ujar Pahabol.
Dengan koleksi 15 gol yang sudah dikemasnya, Pahabol mengaku belum puas. "Saya tidak mau terlalu berpuas diri karena masih memiliki kesempatan untuk menambah koleksi gol musim ini.” (sj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar